Kata Sakti Merayu CAMER

 
 Kata Sakti Merayu CAMER

1. Maaf Bapak, saya sangat kagum dengan Puteri bapa, dengan segala tingkah lakunya dia mampu menjaga nama baik keluarganya, bapak adalah orang yang berhasil mendidiknya.

2. Selalu saja saya berfikir kenapa banyak orang yang enggan datang kemari untuk melamar atau main kerumah bapak, saya adalah salah satunya, sebab saya lihat bapak sangat berwibawa, mohon maaf jika saya lancang saya senang terhadapa puteri bapak, dia adalah wanita terhormat yang telah bapak-ibu bimbing dari kecil dan saat ini menjadi puteri dewasa, dan Alkhamdulillah perjuangan Bapak tidak sia-sia untuk menjadikan anak yang solehah.

3. Saya anak muda dan harus belajar banyak tentang kehidupan, apalagi saya belum memiliki pegangan hidup yang sama sekali hambar jika berhadapan dengan bapak dan ibu, maksud saya datang kemari saya sangat kagum pada anak ibu-bapak, saya sendiri minder berhadapan dengan orang tuanya yakni bapak-ibu yang penuh kearifan ini.

4. Selama saya masih hidup saya akan selalu berusaha sampai darah penghabisan menjaga dan mekindungi puteri bapak dan ibu, jika ibu dan bapak berkenan saya ingin sekali menikahinya menjadikan keturunan yang yang bagus seperti bapak ibu, karena itu adalah suatu kewajiban serta amanat.

5. Mohon maa Bapak/ibu sekirannya saya kurang sopan untuk berbicara, sebenarnya saya hanya sekedar ingin menyampaikan maksud untuk diterima menjadi bagian dari keluarga bapak dan ibu, dengan melihat sosok puteri bapak-ibu saya suka dengan segala tingkah lakunya yang senantiasa menjaga kehormatannya dengan kesholehaannya juga menjunjung tinggi orang tuanya, dan saya berusaha untuk seperti demikian.

6. Melihat banyak hal yang sudah saya lakukan selama perjalanan saya berhubungan dengan anak ibu dan bapak saat ini saya bertekad untuk menikahinya, karena saya tidak mau hubungan kami berdua mencoreng nama baik keluarga ini.

7. Kedatangan sanya kemari yakni saya memiliki harapan untuk diterima di rumah ini sebagai menantu, akan tetapi semua keputusan ada di tangan bapak dan ibu, saya hanya meminta izin untuk menyunting anak bapak dan ibu, persoalan pekerjaan saya Insya Alloh saya bertanggung jawab dan akan menjadi suami yang baik seperi bapak yang selalu menjaga ibu degan baik serta semua keluarga.

8.Mungkin saya salah jika berada ditempat ini, akan tetapi sekedar memperkenalkan diri ini, saya seorang sederhana dan memiliki harapan yang sangat luas, apalagi jika menjadi suami dari anak perempuan Bapak dan Ibu, akhir-akhir ini saya setelah berkenalan dengan anak bapak/ibu hati ini merasa cocok, dan itulah alasan saya datang kemari.

9. Betapa berharganya diriku ini, jika diterima menjadi menantu bapak-ibu, selama saya kenal anak bapak-ibu tak ada yang paling berharga dari apa yang telah bapak-ibu bina dan menjadi dewasa penuh dengan kehormatan.

10. tak mungkin ada wanita yang penuh dengan kepribadian elok seperti putri Bapak dan Ibu jika tidak ada kalian yang melahirkan dan mendidiknya dengan penuh kasih sayang, untuk itu saya kemari dengan banyak rasa bangga dan penuh kehormatan bahua saya telah jatuh pada anak ibu dan bapak